Showing posts with label my friends on story. Show all posts
Showing posts with label my friends on story. Show all posts

Saturday, April 9, 2011

Di Rumah Lagi

 Lama  ga buka blog saya yang satu ini. blog yang pertama kali saya buat, ketika saya dengan keingintahuan saya yang baru belajar menjelajah dunia maya, yang sebelumnya hanya email, chatting dan browsing saja yang saya kenal.


 sungguh blog mothersproject ini adalah jejak bersejarah yang saya punya, dan sempat saya tinggalkan. sempat tidak puas dengan tampilan, sempat tidak puas dengan template, sempat tidak puas dengan layanan yang ada. tapi alhamdulillah, saya ga merubah or menghilangkan mothersproject saya ini. bukannya apa2, saya ga tau caranya sammpe sekarang. xixixi

saya telah melewati satu waktu dimana saya kembali bekerja di juni 2010 sd maret 2011, dunia kerja yang bikin saya stress... bukan krn kerjanya, tapi rutinitas pp kereta jabotabek yang harus saya hadapi 5 hari dalam seminggu plus, saya harus bangun pagi, mandi pagi, berangkat pagi dan pulang harus pasrah sampai di rumah paling cepat jam 8 malam.

Maret 2011, saya akhirnya terbebas dari rutinitas itu, alhamdullilah saya telah menyelesaikan proyek dengan baik, dan mudah-mudahan tidak ada masalah karena saat ini dalam pemeriksaan tim BPK. kembali di rumah lagi, kembali bermain dengan anak lagi, kembali bisa bangun siang, kembali bisa mandi tengah hari, bahkan sesekali bablas sampai sore, hehehe.. indahnya...

namun ada satu yang sulit sekali kembali,yakni rutinitas saya begadang malam, utak- atik bisnis online saya, posting blog, bahkan sekedar buka FB pun saya jadi malas.. saya sangat kehilangan moment2 saya bersama tim jaringan bisnis. saya harus pasrah ketika downline saya Herni menyusul level saya di oriflame, saya harus terima kalau bonus bulanan saya dari Oriflame menurun karena level saya dikejar para downline yang makin lama makin pinter, dan yang paling meyedihkan, saya kembali gaptek, sementara leader2 yang lain sudah sangat asik dengan tekhnologi baru.

saya sudah di rumah lagi

sudah saatnya saya bangkit, bukankah jiwa saya ada di rumah, semangat saya ada di rumah, dan sebenarnya sumber penghasilan saya pun bisa saya cari dari rumah.

buat Nurul Abidah, leader oriflame yang sudah mengajari saya jadi hi-tec maafkan saya ya, juga buat leader saya Herni yang kemampuan internetnya super canggih... saya mohon maaf ya, tidak mendampingi dimasa sulitnya meraih level baru, tidak informatif. hadeeeuuh... sejuta penyesalan deh pokoknya...

saya sudah di rumah lagi

semangat saya ada di rumah, saya ga mau stuck di kereta lagi dan terpaksa membunuh waktu dengan percuma. saya mau maju, saya mau kerja, saya mau berpenghasilan, saya mau jadi kebanggaan suami dan anak saya.... dari rumah lagi...

ya... saya ternyata memang sudah di rumah lagi

Wednesday, February 11, 2009

bloggwalking

buat yang dah visit blog saya, saya ucapkan terimakasih... buat yang mau comment di artikel saya.. monggo.. silahkan... terimakasih... buat yang lagi belajar bloggwalking dan masih bingung mo komentar apa, seperti saya... monggo... jangan lupa tinggalin koment disini berupa apa saja boleh.. just say hello saja juga oke...

KDRT


kemarin, saya terpaksa tidak masuk kantor.  kaki saya sedikit terkilir, mungkin karena saya mendadak bangkit dari tempat tidur sambil menggendong lady feitu yang juga baru bangun dan minta digendong.  saya putuskan pergi ke tempat kusuk (pijat) sekalian untuk kusuk anak saya, karena anak saya baru bisa jalan dan sedang lasak2nya( istilah orang medan untuk anak yang sedang lincah2nya berjalan). sempat menyesal juga sedikit, karena jika saya tidak masuk kantor, berarti DBC-N saya tidak bisa diiklankan hari itu... maklum, saya kan cuma bisa online di kantor.. (sudah merengek2 ke suami minta dibelikan laptop, tapi belum dikabulkan.. hihihi).

Uwak.. saya memanggilnya. saya kenal beliau ketika awal2 saya tiba di medan dan mencari dukun pijat bayi. dan bertemulah saya dengan beliau. uwak tinggal di sebuah rumah petak di daerah jl. karya or daerah glugur di kota medan. dari ceritanya, beliau pernah lama tinggal dengan keluarga Agum Gumelar ketika beliau menjabat suatu jabatan (saya tidak tahu jabatan2 di TNI) dan beliau baru saja pulang dari malaysia, untuk urusan kusuk- mengusuk ... alias pijat memijat atas biaya orang yang mengundang (wah... hebat bener yak.. saya saja belum pernah ke malaysia nih..).

nah anyway on the way busway.. sambil dikusuk n ngobrol2... ternyata uwak lagi  kena musibah. kira2 2 minggu lalu. cucu kesayangannya di siksa sama bapaknya, alias menantu-nya. katanya sih... dah masuk koran n tv tuh beritanya... cwrita awalnya egini nih : anak perempuan uwak yang namanya dahlia, sedang ada masalah dengan suaminya yang memang terkenal ringan tangan. dengan satu dan lain alasan, maka keluarlah dahlia dari rumah suaminya tanpa membawa serta anak- anaknya yang 3 orang dan pergilah dahlia untuk bekerja di batam. bukan tanpa sebab jika dahlia meninggalkan anak-anaknya. pertama, dia takut akan tabiat suaminya yang kasar bila dia membawa serta anak-anaknya. kedua, dia tidak mampu bila harus menanggung anak2nya bila dibawa serta, ketiga, dia tahu betul bahwa suaminya sayang pada anak-anaknya. 

suatu hari sang anak sulung berkunjung ke rumah uwak sepulang sekolah (neneknya). sebelumnya, memang si anak sudah dilarang oleh bapaknya berkunjung ke rumah neneknya, dengan sumpah serapah dan kebencian sang bapak pada istri dan keluarganya. mengetahui anaknya ada di rumah uwak, maka marahlah si bapak. ditarik paksanya anak itu pulang ke rumah, sedangkan uwak tidak dapat berbuat apa2. sesampainya di rumah.. dimarahinya si anak... dan bukan hanya itu, dipukulnya si anak... bukan cuma dengan tamparan atau pukulan kecil... melainkan dengan tali sabuk... berkali2... dan bukan cuma itu.. ditambah pula hujan pukulan dengan hanger (gantungan baju)... bukan hanya sampai disitu.... (entah apa yang ada di pikiran si bapak)... luka2 memerah di tubuh anaknya di sikat dibawah kucuran air dengan sabut pencuci piring yang keras (seperti kawat) .. belakangan diketahui alasan si bapak menyikat tubuh anaknya maksudnya supaya bekas2 pukulan itu hilang tidak terlihat. tidak bisa saya bayangkan, apa yang dirasakan sang anak saat si bapak memperlakukannya sekejam itu... kesakitan yang sangat... jerit tangis... ketidakberdayaan....

entah bagaimana ceritanya kemudian, si anak dibawa ke rumah uwak, tanpa sepengetahuan bapaknya, si anak demam... dan semua tetangga yang melihat.. menagis... nan memohon agar si anak boleh dibawa ke rumah sakit... dan dibawalah si anak kerumah sakit... untuk diobati dan divisum (entah inisiatif siapa). saya sempat melihat foto hasil visum... dan saya benar2 tidak tega melihatnya... saya menangis, tanpa bisa saya tahan... seperti menggambar hanger di punggung dengan spidol merah.. berkali kali...

kini sang ayah sudah mendekam di penjara atas laporan istrinya, dahlia. katanya sudah menyesali perbuatannya, minta ampun, minta supaya laporan istrinya dicabut, minta dipertemukan dengan anak2 karena sudah kangen...

betulkah dia menyesal? betulkah dia tidak akan mengulangi perbuatannya? kepada siapa dia takut? kepada polisikah? atau kepada istri dan anaknya-kah? pantaskah orang seperti ini dimaafkan dan diterima kembali di tengah anak dan istrinya? 

saya mungkin tidak pandai bercerita... saya hanya menuliskan apa yang saya rasakan.. tidak percaya rasanya , kejadian2 yang sering ada di tv dan pemberitaan, ternyata ada disekitar saya... tidak jauh dari saya..

Wednesday, February 4, 2009

Arin yang disangka kader golkar.. kikikik...

Saya kenal arin awalnya sebenarnya dari list pengguna jasa rental mobil tempat saya bekerja dulu.. setelah di urut1, ternata dia istri dari kakak kelas saya Eko Fajariandi. juga teman seangkatan suami saya di SMA dulu. mereka punya anak , lucu banget. Naya panggilannya. dah 2 tahun lebih ini kita ga pernah ketemu.. ketemu baru- baru ini di Facebook n kita sekali2 ngobrol. sekarang ini dia bekerja di bagian HUMAS rumah sakit Sentra Medika (kalo ga salah yah..) di daerah Jl. Raya Jakarta Bogor.

ada cerita yang kocak banget tentang arin hari ini. pagi tadi, saya sapa arin di YM, katanya lagi sibuk, krn ada anggota DPR fraksi Golkar yang mau besuk sesama anggota yang kebetulan dirawat di rumah sakit tempat arin bekerja. dari perbincangan awal, saya menyangka, dia antusias atas kedatangan tamu tersebut karena dia bilang , kebetulan hari ini pakaiannya warna kuning. saya sempat berkomentar canda "siapa tau di ajak jadi Caleg" hehehe. kemudian perbincangan kami terhenti karena saya harus mengerjakan sesuatu di DBC-N saya.

sore menjelang, setelah makan siang, saya menyapanya lagi di YM. ooppss.. arin protes.. ternyata lagak si Bapak pejabat yang datang tersebut, melebihi presiden. hehehe... saya tidak tahu situasi di sana, tapi saya membayangkan pejabat penting yang datang lengkap dengan protokolernya yang menurut saya ga penting.. "trus gw disangka anggota din..." hahaha... saya tidak bisa menahan tawa saya di ruang kerja yang banyak penghuninya ini... (jadi agak berasa gokil...) " tuh, kan.. gw bilang juga apa, udah.. minta jadi caleg aja"... dst2x

setelah selesai pembicaraan kami, secuil pemikiran muncul di benak saya... apakah sang pejabat tadi benar2 berniat menjenguk? or sedang dalam rangka kampanye? hehehe, masa sekedar negok juga pakai baju kebesarannya yang warna kuning itu??

hm.. ada2 saja ya... pejabat jaman sekarang..


Custom Search

Monday, February 2, 2009

Cerita tentang Mila, Hera n Kang Asep

Suatu hari, saya dapat invitation di FB. judulnya kalo ga salah neh " cara mencari uang di FB". iseng2 saya klik... (deuu padahal ga iseng seh... sengaja saya klik karena saya tertarik sungguhan untuk dapet duit di FB). setelah saya klik, saya diminta untuk invite teman2 di FB list saya sebagai syarat untuk mengetahui cara mendapatkan info tersebut diatas. dan sya invite-lah beberapa teman. diantaranya Mila, hera n kang asep (kakak kelas saya di SMA).

setelah saya invite... saya memang mengikuti panduan yang tertera di situ.. tappi.. saya ga ngerti maksudnya. disamping saya gaptek, kemampuan bahasa inggris sayapun cetek.. (hehehe). alhasil saya tinggalkan halaman tentang itu, dan saya lanjutkan kesibukan saya yang lebih penting di DBC-N ( mumpung bos lagi di jakarta.. hehehe).

hari berlalu, datanglah notes di wall saya dari Kang Asep (di FB seh namanya Alle... ga tau asalnya dari mana tuh nama Alle) nanya tentang invi yang pernah saya kirim. kira2 isinya gini neh "din nyari duit di FB teh maksudnya gimana"... jarang2 loh kang asep nulis di wall saya.. seingat saya , dia tulis di wall saat pertama kali ketemu di FB.. yah saya jawab aja jujur bahwa saya ngga tau... iseng2 saja invite. lalu saya lanjutkan kesibukan saya di DBC-N

nah soal wall dari kang asep dah lama berlalu... tiba2 hari ini saya baca note dari Hera n Mila tentang hal yang sama. hehehe.. 2 ibu guru yang kerja di SMP yang sama.. koq bisa yah nanya hal yang sama di hari yang sama? ... (kompak bener bu...)

kalau teman2 saya baca postingan saya ini, saya cuma mo bilang.. soal invi di fb itu, bener deh.. sayapun ga tau itu apa. mungkin bener bisa dapat penghasilan dari FB, mungkin pula itu cuma akal2an orang iseng. yang jelas, bukan saya yang buat.

nah, akhirnya saya jadi berfikir lg neh hari ini.. betapa banyak orang yang punya keingintahuan seperti saya soal cara mendapatkan uang di internet ini dan betapa sedikitnya pengetahuan kita tentang itu. beruntung saat ini saya dapat banyak pelajaran dari DBC-N tentang cara menghasilkan uang di dunia internet di jalur yang benar. jadi saya ga akan mudah lagi diakal2in orang iseng di internet yang berkedok bisnis online.

ada yang mau sama2 belajar seperti saya? klik disini ya







Custom Search

Sunday, February 1, 2009

Buat Teman Korban Sarijaya Sekuritas

Saya Punya teman, Pipit nama pangggilannya. teman semenjak saya di SMA dulu. seakarng anaknya sudah 2 . satu ABG, satu lagi masih seusia anak saya.. kira2 usia setahun.

kami bertemu lagi di ajang pertemanan Facebook yang lagi ngetop itu loh.. dan jadi tambah akrab karena sering bergosip di YM (hehehe.. ibu2 gitu loooh). dari ceritanya, dia sedang menikmati jabatannya sebagai pialang di Sarijaya Sekuritas... setahu saya, dari awal(jamannya Bank Bali) sampe sekarang, dia tidak pernah pindah2 kantor. sungguh contoh karyawan yang loyal yah (kalo di compare dengan saya yang kutu loncat dalam urusan kerjaan hehehe)dan dari ceritanya, dimana kantornya sering mengadakan event2 ke luar negeri, bikin saya ngiler loh... secara... itu impian saya, bisa keliling dunia gratisan.. hehehe. bukannya pelit, tapi emang ga mampu kalo harus biaya sendiri seh. kalo pipit baca postingan ini.. inget ga pit.. wkt gw bilang jd office boy juga ga apa2 deh... yang penting bisa jalan (itu serius loh pit)

sampai berita buruk itu terdengar.. bukan dari berita, krn saya ga hobi nonton or baca berita. tapi langsung dari dirimu pit.. yang kasih kabar "Komusisaris Utama Gw ditangkep Bareskrim karena kasus penggelapan 250 M". masya Allah.... perusahaan sebesar Sarijaya Sekuritas? bisa dapat masalah kayak gitu? koq bisa?.... saya sangat prihatin sekali atas kondisi teman saya ini. dan berharap yang terbaik untuk kelangsungan kariernya. dalam benak saya, mudah2an loyalitas beliau bisa jadi nilai tambah untuk bisa bertahan di perusahaan itu. mudah2an ancaman PHK tidak menghampirinya... apalagi dalam situasi ekonomi sulit sekarang ini.

sebulan berlalu, kabar dari pipit datang lagi... hari ini, di YM, dia menyapa saya.. dia bilang sedang bersedih, karena sampai hari ini, gajinya belu dibayarkan. dia ingin mengikuti jejak saya untuk bekerja di bidang konsultan manajemen meskipun resikonya harus sering pindah2 kota dan gajinya pun ga seberapa. padahal.. saya saja yang sudah hampir jalan 4 tahun sudah tidak betah lama2 jauh dari kota kampung halaman saya Bogor. itulah alasan saya merintis DBC-N. supaya bisa kerja di rumah.. rumah saya di Bogor.

saya sarankan untuk sementara, sambil bergerilya mencari lowongan kerja, untuk join DBC-N or jualan ticket online. maksudnya, bukan sekedar prospek loh... prinsip saya, sedapat mungkin tidak memprospek teman or saudara sebelum bisnis saya berhasil. saya ajak pipit untuk sama- sama belajar di DBC-N dan jangan ngoyo dengan hasil.. karena hasil akan mengikuti dari belakang.

kalau saja, ajakan saya untuk join di DBC-N di iyakan pipit, saya akan sangat iri dengan banyaknya waktu yang dimiliki beliau.. karena saya yakin bila usaha DBC-N ini dijalankan secara Fulltime, saya akan lebih cepat mengejar karier yang saya inginkan di Oriflame..

Hikmah yang saya dapatkan dari peristiwa yang dialami pipit adalah... kita tidak akan pernah ada di zona aman, selama kita masih menjadi pegawai, sebesar apapun perusahaan tempat kita bekerja.
Custom Search